
AWI Kalbar Apresiasi Respons Cepat Perkimtan Mempawah Terkait Sorotan Proyek Rigid Beton Sungai PinyuhMempawah, Kalbar —Tim Monitoring Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kalimantan Barat melalui koordinatornya, Budi Gautama, mengapresiasi langkah cepat Dinas Perkimtan Mempawah dalam merespons sorotan publik terhadap proyek rigid beton di Sungai Pinyuh.Apresiasi diberikan setelah AWI Kalbar melakukan pengecekan lapangan serta verifikasi dengan pihak dinas, konsultan pengawas, dan kontraktor.Kerusakan Diduga Akibat Kondisi AlamWarga setempat, Iskandar, menyebut kerusakan awal diduga terjadi karena air pasang saat pengecoran.“Air asin masuk saat badan jalan belum kering, itu merusak struktur beton,” ujarnya.Respons Cepat Dinas PerkimtanPPK proyek, Abdurrahman, S.T., M.T., menegaskan pihaknya langsung menginstruksikan perbaikan.“Kerusakan akibat banjir dan kondisi alam sudah kami minta untuk diperbaiki,” tegasnya.Ia menambahkan seluruh perbaikan menjadi tanggung jawab kontraktor selama masa pemeliharaan.Kabid Perkimtan, Erwin, bersama konsultan pengawas dan pihak pelaksana juga turun langsung memeriksa kondisi fisik di lapangan.Pengawasan dan PHOAbdurrahman memastikan pengawasan teknis dan kualitas selalu dilakukan sebelum tahapan PHO.“Jika di masa pemeliharaan ditemukan kekurangan, kontraktor wajib memperbaikinya,” ujarnya.Komitmen Pelaksana ProyekCV. Margo Bhakti, sebagai pelaksana dengan pagu anggaran lebih dari Rp199 juta (DAU APBD 2025), menyatakan siap melakukan seluruh perbaikan sesuai arahan dinas.Harapan PublikMeski telah ada klarifikasi, warga tetap berharap pengawasan dilakukan ketat di lapangan dan meminta pemda serta aparat hukum ikut mengawasi.“Kami mendukung pembangunan, tapi jangan asal jadi,” ujar seorang warga.Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang dan proyek publik berjalan transparan serta memberi manfaat nyata bagi warga.(Amano/Tim)







