PONTIANAK, INTEGTV – Permainan kelayang kembali menimbulkan korban. Peristiwa terbaru terjadi di kawasan Darma Putra, pada pukul 16.00 WIB sore tadi. Seorang warga dilaporkan mengalami jatuh dan luka parah akibat benang kelayang yang diduga melintang di area publik.
Korban mengalami luka serius di bagian wajah dan hidung hingga harus mendapatkan penanganan medis. Insiden ini kembali menambah daftar korban permainan kelayang di Kota Pontianak, yang dinilai semakin tidak terkontrol dan membahayakan masyarakat.
Warga sekitar menyayangkan lemahnya pengawasan dan penindakan dari pihak terkait. Mereka menilai permainan kelayang telah berubah dari sekadar hiburan anak-anak menjadi aktivitas berisiko tinggi, bahkan mengancam keselamatan publik karena banyak menggunakan benang tajam serta dimainkan di area permukiman dan jalan umum.
Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kota Pontianak untuk tidak hanya memberikan imbauan moral, tetapi melakukan langkah konkret berupa razia rutin dan menyeluruh di titik-titik rawan aktivitas kelayang, terutama pada sore hingga malam hari.
Selain itu, warga juga meminta peningkatan sosialisasi mengenai bahaya permainan kelayang berbenang tajam, termasuk penegakan aturan yang lebih tegas terhadap pelanggaran.
Menurut tokoh masyarakat, Edi Samat, kejadian ini tidak lagi bisa dianggap sepele.
“Ini sudah sangat mengerikan. Jangan lagi hanya tipiring. Aturannya harus lebih berat karena korbannya sudah nyata luka parah, dan kejadian ini sudah berulang kali terjadi,” tegasnya.
Ia menambahkan, tanpa kontrol rutin, korban dipastikan akan terus berjatuhan.
“Jangan tunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak,” ujarnya.
Masyarakat berharap insiden kelayang di Darma Putra menjadi peringatan keras bagi Pemkot Pontianak agar segera mengambil langkah strategis, terukur, dan berkelanjutan demi menjaga keselamatan warga dan mencegah tragedi serupa terulang kembali.(Bsg-Red)







