Mengukuhkan Tradisi Transendental: 17 Santri Mushola Al Qadir Tasyakuran Khotaman Qur’an Bin Nadhor 30 Juz Angkatan ke-9
Penulis.Bambang PW // Editor.Red

NGAWI, Integtv.Id — Sebanyak 17 santri Mushola Al Qadir—terdiri dari 13 santriwati dan 4 santriwan—secara resmi mengukuhkan capaian spiritual dan akademis mereka melalui prosesi Tasyakuran Wisuda Angkatan ke-9 Khotaman Qur’an Bin Nadhor 30 Juz, Minggu (27/9/2026). Momen hidmat ini menjadi penanda purna-studi setelah para santri secara konsisten menempuh ikhtiar spiritual-intelektual selama empat tahun untuk memantapkan fasahah (kelancaran) dan pemahaman terhadap kitab suci.
Prosesi ini merupakan manifestasi nyata dari internalization of religious values yang dibangun secara berkesinambungan melalui taklim berkala setiap Selasa dan Jumat di Mushola Al Qadir, RT 06 RW 04 Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi. Transformasi keilmuan para santri ditempah di bawah bimbingan dan keasuhan spiritual (murobbi) Ustadz Muhammad Yasin Syam dari Pondok Pesantren Al Qur’an (PPQ) Nurul Huda Karanggeneng.
Acara yang berlangsung di Aula PPQ Nurul Huda pada Ahad pagi tersebut dihadiri oleh jajaran pemangku kebijakan (stakeholders) lokal serta tokoh masyarakat sebagai wujud sinergi kolektif dalam penguatan literasi keagamaan di tingkat tapak. Hadir di antaranya:
Hermawanto Alvin Cahyono, S.E. (Kepala Kelurahan Margomulyo)
Jajaran Pengurus Takmir Mushola Al Qadir
Ketua RT 06 RW 04 Kelurahan Margomulyo
Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Lingkungan RT 06 RW 04, dan Wali Santri

Dalam orientasi sambutannya, Lurah Margomulyo, Hermawanto Alvin Cahyono, S.E., menyampaikan apresiasi eksponensial terhadap konsistensi pembinaan berbasis Al-Qur’an ini. Menurutnya, peran murobbi dan integrasi antar-lembaga keagamaan setempat terbukti efektif mencetak generasi muslim yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki kedalaman moralitas transendental serta kesalehan sosial di tengah dinamika modernitas.
Pada kesempatan yang sama, Ustadz Muhammad Yasin Syam menegaskan keberlanjutan program regenerasi Qur’ani tersebut.
“Sesuai dengan linimasa yang telah dijadwalkan, insyaallah para santriwan dan santriwati dari wilayah Kartoharjo, Cupo, dan sekitarnya akan menyusul pada agenda wisuda tahap berikutnya sebelum penghujung tahun 2026,” tutur Pimpinan PPQ Nurul Huda tersebut.

Rangkaian acara mencapai puncaknya pada penyerahan ijazah khataman kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, penyerahan cindramata dari perwakilan santri pada pimpinan PPQ Nurul Huda dan pemberian cindramata dari pimpinan PPQ Nurul Huda pada Ketua RT 06 RW 04 Kel Margomulyo.
Penutup acara dilanjutkan dengan doa pendoaan bersama (do’a khotmil Qur’an). Sebagai penutup yang memadukan kedalaman spiritual dan kearifan lokal, acara diakhiri dengan unjuk kebolehan seni musik Hadroh oleh santriwan Nurul Huda Karanggeneng serta ramah tamah antarelemen masyarakat.Red**